Tempat Berkumpulnya Para Pecinta Burung

Tempat Berkumpulnya Para Pecinta Burung


Orang-orang tidak menganggap tempat ini sebagai jantung ekonomi kota karena disana memang tidak menjual kebutuhan pokok sehari-hari. Namun pasar ini tidak kehilangan keunikannya dan menjadi pusat tujuan para penghobinya. Tersebutlah Pasar Burung yang terletak di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Yang unik dari pasar ini adalah hanya menjual segala rupa yang berhubungan dengan burung dan pernak-perniknya. Segala jenis burung dijual disini. Bagi mereka yang ingin menjual burung peliharaannya pun dilayani disana. Tak hanya itu, makanan burung serta aneka ragam sangkar yang lucu-lucu juga dijual disana. Selain itu, disana juga melayani pembeli yang ingin membuat sangkar sesuai keinginan.

Suasana Pasar Burung Bekasi. Photo From: http://www.bekasibusiness.com

Menurut penuturan Bapak Sunandar selaku pengelola Pasar Burung Bekasi, biasanya pasar sangat ramai di hari kamis karena disana secara rutin diadakan latihan dan kompetisi bagi para Komunitas Pecinta Burung seJabodetabek. Bagi para pedagang acara ini cukup mendongkrak pengunjung untuk sekalian berbelanja disana. Cukup mencengangkan, tahun lalu dikabarkan omzet dari Pasar Burung ini mampu mancapai angka 100juta/bulan. Salah seorang pedagang burung disana juga mengatakan dirinya mampu menjual hingga 300 ekor burung kenari. Mungkin karena acara ini menarik perhatian bagi para pecinta burung untuk turut berkompertisi ataupun orang awam yang hanya sekedar datang untuk melihat tapi justru jadi tertarik untuk memelihara burung.

Kompetisi Burung. Photo From: http://www.bekasibusiness.com

Sebenarnya tak hanya pernak-pernik burung saja yang dijula disini, ikan-ikan hias pun turut dijual dipasar ini. Namun masyarakat lebih mengenal tempat ini sebagai pasar burung mungkin karena jarang ditemuinya tempat yang khusus menjual segala kebutuhan untuk burung peliharaan kesayangannya. Atau mungkin pengelola harus membuat acara kompetisi untuk ikan hias agar tempat ini terdongkrak sebagai pusat ikan hias?

Berdasarkan survey omkicau di enam kota tentang hewan yang paling banyak dipelihara, persentase terbesar sebanyak 35% diduduki oleh Burung (termasuk ayam). Responden juga menuturkan beberapa alasan mereka memelihara burung, diantaranya untuk melepaskan stres, menciptakan suasana nyaman dirumah, sebagai kebanggaan dan prestise, atau hanya sekedar mengisi waktu luang. Mungkin ini alasannya kenapa pasar burung tak pernah sepi pengunjung.

Survey Hewan yang Paling Banyak Dipelihara by http://omkicau.com/

Mau cari burung? Ke Pasar Burung Bekasi yuuk!

Advertisements
CFD Bekasi Punya

CFD Bekasi Punya


CFD sebutan singkat dari Car Free Day mulai populer sejak 7 tahun lalu dimana ibu kota Jakarta menjadi kota pioner dilaksanakannya acara ini. Larangan melintas bagi kendaraan bermotor diberlakukan pada area tertentu (tergantung pada peraturan daerah setempat) selama CFD berlangsung. Kesuksesan CFD di Jakarta menggerakkan kota-kota lain untuk ikut menyelenggarakan acara yang serupa. Bekasi salah satunya.

Di Bekasi acara CFD berlangsung pada hari Minggu pagi hingga jam 9. Area yang dipergunakan berada di sepanjang Jalan A. Yani hingga jembatan Summarecon. Disana seluruh warga Bekasi bebas melakukan aktivitas tanpa kendaraan bermotor. Mayoritas warga memanfaatkannya untuk olahraga, sekedar jalan-jalan dengan keluarga atau sekedar jajan-jajan saja. Selain itu, beberapa komunitas juga memanfaatkan acara CFD ini untuk ajang kumpul memamerkan kegiatan komunitas mereka. Tidak jarang mereka juga sekalian melakukan kampanye dan sosialisasi tentang kegiatan mereka.

Atraksi Sepeda Unik. Photo From http://cfdbekasi.com/

 

Atraksi Bridge Dance Photo From: http://cfdbekasi.com
Aksi Hari Aids Sedunia. Photo From: http://cfdbekasi.com

Dari segi peluang bisnis warga yang menggunakan kesempatan CFD ini untuk berjualan. Tidak hanya warga yang memiliki usaha, banyak pelajar atau mahasiswa yang menggunakan momen CFD ini untuk berjualan atau melakukan penggalangan dana. Barang yang diperjualbelikannya pun beragam, dari makanan, mainan, pakaian.

UMKM Makanan. Photo from: umkmkotabekasi.files.wordpress.com
UKM Pelajar Kreatif. Photo from: http://cfdbekasi.com

Pagi itu senyum terlingkar di wajah kami semua.

Minggu pagi bebas berekspresi untuk warga Bekasi.

Minggu pagi untuk mereka yang mengais rejeki.

Minggu pagi dengan udara yang segar untuk warga Bekasi.

Minggu pagi untuk warga Bekasi yang lebih sehat.

Minggu pagi yang ditunggu-tunggu oleh seluruh warga Bekasi.

Terimakasih Bapak Walikota telah memfasilitasi ruang terbuka untuk beraktivitas bebas dari asap polusi.

4 Cara Mendapatkan Ide Tulisan

4 Cara Mendapatkan Ide Tulisan


Beberapa hari terakhir semangat menulis lagi menggebu-gebu. Saya sendiri agak takjub, bahkan ketika sedang “melakukan panggilan alam” pun bisa dapet ide mau nulis apa. Tapi kalo lagi gak mood, udah nulis judul, nyoba nulis hapus lagi dan berakhir mangkrak sampe berbulan-bulan. Gak jarang juga draft postingan harus rela diapus aja deh ahh hehee.

Pagi ini ketika lagi bersih-bersih email dari sarang laba-laba (maklum hobby sign up sana sini sering dapet email blast, spamming, dan invite macem-macem socmed yang entah apalah itu), ada satu email blast yang bikin gatel pengen di-posting. Subject-nya bagus lhoo “Tips Mendapatkan Ide Menulis” dari nulisbuku.com. Pas banget kan buat saya yang sering abis ide, sering gak bertanggung jawab ngapus-ngapus draft di blog, bahkan parahnya pernah lhoo saya hiatus nulis 4 tahun. Meen oh meennn. Atas dasar itu saya memutuskan untuk me-repost-nya di blog saya.

1. Tulis ide apa saja yang bisa kamu pikirkan. Tulis secara berkala dan jadikan kebiasaan rutin. Tidak perlu terlalu menimbang apakah itu ide besar atau ide sederhana. Memiliki bank ide akan sangat bermanfaat ketika kamu sedang stuck atau membutuhkan ide cepat. Dan ide lama yang belum sempat diolah, bisa jadi harta berharga di masa depan.

2. Carilah prompt untuk tulisanmu.Prompt adalah pemicu yang bisa memancingmu menulis. Bisa berupa kata, benda, kejadian, atau apa saja. Kamu bisa meminta prompt dari temanmu atau ikut bergabung dengan komunitas menulis yang secara regular memberi prompt. Cara ini bisa mengasahmu mendapatkan ide dan mengeksekusinya dari hal-hal yang biasa atau malah tidak pernah terpikirkan olehmu.

3. Cobalah untuk mengasosiasikan dua hal yang tidak berkaitan.Pernahkah kamu berpikir apa jadinya jika ubur-ubur dan stroberi disatukan dalam sebuah cerita? Dua hal tersebut kelihatan sangat berseberangan, tetapi jika kamu memikirkannya dengan baik, ada banyak hal yang bisa diceritakan.

4. Mengecek berita hari ini. Koran, televisi, internet, menyediakan informasi yang sangat berlimpah dan aktual setiap harinya. Sepuluh menit membaca surat kabar bisa memberimu banyak gambaran kejadian. Lewat internet, kamu bisa mengetahui masalah yang sama di satu tempat dan lainnya bisa diselesaikan dan dihadapi dengan cara yang begitu berbeda. Juga, begitu banyak peristiwa sosial, ekonomi, budaya, hingga romansa dan keluarga yang dibahas di media setiap hari. Semua itu adalah sumber ide yang sangat kaya dan seharusnya kamu bisa memanfaatkannya dengan baik.

Yuk mulai kita coba secara teratur agar kemampuan kita menulis makin terasah.

Let’s writing and find our own happiness.

Bahagia Itu Sederhana #1

Bahagia Itu Sederhana #1


Kata orang bahagia itu sederhana…

Kurang lebih setelah kembali dari mudik lebaran, saya dan suami bertekad untuk benar-benar merubah pola hidup menjadi sehat. Ya kami sadari selama ini kurang sehat makanan yang kami konsumsi, selain itu juga olahraga bisa terhitung sebulan sekali. Merasa berat badan (BB) segini-segini aja, selama ini kami merasa gak ada masalah dengan gaya hidup seperti ini. Toh bebas makan apa aja, kapan aja, dan jarang olahraga pun berat badan kita juga segini-segini aja bahkan banyak yang bilang harus digemukin. Bisa dibilang sombong, sempat saya berpikir, “ah lebay banget diet OCD, mayo, dll. Gak perlu ah BB juga segini-segini aja” (hihihi emang enaakk sok siih)

Diperkenalkan oleh seorang teman dengan  Food Combining  (FC) yang notaband-nya membuat tubuh menjadi ideal (orang kurus BB menjadi naik, orang gemuk BB menjadi turun). Sempat tertarik, “waah ternyata ada diet yang seperti itu yaa”, namun kami masih berpikir “ngapain sih ribet-ribet wong BB juga segini-segini aja, lahaap semua”. Makin hari kami mendapati banyak tulisan ini itu yang intinya FC itu pola makan sehat. Memang dari seluruh program diet yang kami ketahui, FC ini paling logis karena gak hanya loss weight tapi juga bisa gain weight untuk tubuh-tubuh yang kurus macam kurang gizi seperti suami saya (ampuun juragan). Karena kami memang dasarnya pemales, sudah banyak bukti yang baik-baik tentang FC tapi kami masih ogah buat berubah. Kami gak percaya gitu aja. Semua hal yang kami putuskan sudah melalui proses tabayyun yang sangat teliti terlebih dahulu. We love research. Bisa dibilang bener-bener kami plintir lah itu semua infonya. Sampai pada suatu bacaan kalau pola FC ini sudah dilakukan oleh Rasulullah (kalo gak salah pernah nemunya di toko buku, tapi baca aja disana gak dibeli bukunya hihii). Ternyata Rasul dalam kesehariannya menerapkan pola hidup seperti konsep FC jauh sebelum FC modern booming seperti sekarang ini. Saya pribadi percaya segala hal yang dilakukan oleh Rasul patut dicontoh karena pasti baik. Lha wong Rasul sebagai orang yang paling jarang sakit sedunia aja pola hidupnya seperti FC, jadi atas dasar itu tekad kami bulat untuk merubah semua pola makan. Semuanya kami ubah. Lha terus selama ini gak pernah makan sehat donk? Bukan gitu, setiap hari makanan yang kami konsumsi sudah sehat seperti sayur, buah, proyein hewani, protein nabati. Kami juga selalu masak sendiri dan jarang jajan diluar, tapi ternyata pola makan yang selama ini dilakukukan itu salah. Gimana salahnya? Semua makanan kami campur aduk sesuka hati. Pada FC sayur, buah, protein, karbohidrat memiliki cara penyerapan berbeda-beda sehingga memiliki waktu yang berbeda-beda pula untuk mengkonsumsinya.

Kurang lebih hampir sebulan kami sudah menjalani FC. Ngefek gak? Banget. Manfaat dari sarapan buah tiap pagi yang dirasakan adalah Buang air besar (BAB) jadi lancar dan tepat waktu. Hahaha jorok aah. Eh tapi serius lhoo kelancaran BAB ini memberi kebahagian tersendiri untuk saya yang sebelumnya suka seret BAB, kadang 2 hari baru bisa BAB, apalagi kalo ketempat baru yang asing si BAB ini bisa ngumpet gak mau menampakkan ke-eksis-annya. Tepat waktu lagi 15-30 menit setelah sarapan buah langsung radar panggilan alamnya berbunyi hihihi.

Sarapan Buah ala Kami
Sarapan Buah ala Kami

Saya yang punya kebiasaan ngantuk dan nguap berkepanjangan, pada aktu-waktu krusialnya sekitar sejam sampai 2 jam setelah makan siang pasti udah nguap-nguap sambil loyo di meja kerja. Belakangan ini, udah gak pernah ngerasain lagi tuh penyakit “kenyang sampe bego”. Manfaat yang langsung dirasain dari pola makan tidak mencampur pati/karbo dengan protein hewani. lhaa jadi piye? Jadi kalo makan nasi ya dengan sayur dan protein nabati contohnya tahu tempe. Sedangkan kalo lagi pengen makan protein hewani (ikan, ayam dan daging-dagingan) ya dengan sayur. Awalnya saya mikir “lah emang kenyang apa makan kayak gitu doank mah sama kayak ngemil”, tapi ternyata setelah dicoba emang beneran kenyang lhoo karena dalam FC diharuskan makan lebih dari satu jenis sayur dan mengunyah dengan perlahan. Saya cukup amaze ternyata mengunyah pelan-pelan itu bisa membuat rasa kenyang yang bertahan lama.

Laper Galak Kenyang Bego

Masalah jerawat sudah saya pasrahkan karena faktor genetik (kata mamah, papah saya jaman muda dulu jerawatan parah). Saya gak separah dibanding kakak dan adik saya yang jerawatnya segede-gede biji jeruk. Kami semua melakukan perawatan wajah sejak kuliah hingga sekarang. Dari klinik kecantikan sampe dokter SPKK sudah kami satronin. Udah kenyang sama produk perawatan wajah karena saking seringnya ganti-ganti tapi tetap php. Setelah hampir sebulan menjalani FC beneran berasa banget kulit lebih halus dan jerawat lebih jinak gak seheboh sebelumnya. Untuk memastikan apa bener ini pengaruh dari FC atau ya emang obat dokternya yang cocok, saya coba tes dengan ngurangin obat dari dokter ternyata jerawat emang gak muncul. Sudah jadi rahasia umum yaa kalo manfaat dari buah dan sayur memang bagus untuk kulit.

Ternyata benar, bahagia itu sungguh sederhana…

Sesederhana BAB yang lancar.

Sesederhana gak ngantuk lagi dikantor.

Sesederhana jerawat menjadi jinak.

 

 

Less Than a Year

Less Than a Year


Memperingati 7 bulan lebih beberapa hari saya menjadi seorang istri.

Beberapa transisi yang pernah dialami dari masa anak-anak (SD), ABG (SMP), ABG gedean dikit (SMA), ABG lebih gedean dikit (kuliah), sampe kerja (udah bisa disebut dewasa belum yaaaa) memberi fase pelajaran masing-masing. Dari yang dulu cuma mikirin sekolah, main-main dan hobi berantem sama cowok, naik tingkat dikasih cobaan putus cinta (duluu jaman jadi abg rese). Udah lulus dari cobaan putus cinta dikasih ujian hidup harus hidup sendiri di kota orang, sampe dikasih pelajaran kerja yang harus nyeberang 2 provinsi dan harus PP setiap hari (Bekasi-Jakarta-Tangerang-Jakarta-Bekasi). Syukur diberi waktu sama Yang Maha Kuasa selama hampir 25 tahun untuk mengalami semua transisi itu dengan tempo ujian dan cobaan yang perlahan. Masih ngerasa gak banyak perubahan di diri saya sih sih, intinya transisi selama hampir 25 tahun itu saya masih ceplas-ceplos seenaknya, pergi kesana-kemari sesukanya, dan terkadangan judging sekenanya.

Tepat diumur ke-25 saya dilamar oleh pria yang sekarang jadi suami saya (ciyee dilamar pas ulang tahun nih yee), sampai pada transisi itupun saya masih gak merasakan banyak perubahan. Setelah nikah perubahan pasti tapi mencoba gak terlalu dipikirin siih, yaa dijalani ajaa. Sampe ada seorang teman di social media memposting meme note yang sekarang lagi ngetrend.

“…that happend in just one year”

photo_2015-08-21_14-19-44

Membuat saya melakukan throwback apa aja yang seketika berubah dan sampe sekarang saya masih ngerasa jetlag.

  1. Harus nurut sama lelaki yang disebut dengan suami. Ini bukan pekerjaan mudah sista tapi harus dilakukan karena setelah menikah ridho suamilah pintu surga kita.
  2. Saya jadi bisa masak. Masalah masak jujur saya mem-push diri sendiri untuk mau masak walau kadang gak enak. Salah satu motivasinya adalah saya mau punya keluarga sehat yang free from MSG jadi mau gak mau saya harus mau dan bisa masak gongsrang-gongsreng sendiri.
  3. Teman yang menghilang. Ada beberapa. Entahlah, mungkin mereka menganggap jadi gak asik karena gak sebebas dulu bisa diajak main kemana-mana, gak bisa diajak karaokean lagi sampe tengah malem atau entahlah yang pasti mereka beberapa menghilang. Hal ini sempat saya bahas sama suami “kok gini sih sekarang dia, kok gitu sih” yang tetap bisa saya usahakan sekarang yaa menjaga silaturahim dan komunikasi. Masalah kedekatan saya sudah ikhlaskan kalau memang mereka memilih untuk pergi.
  4. Alhamdulilah sudah hidup mandiri. Tapiii ditempat yang dari dulu sangat sangat gak suka, tersebutlah Apartement. Tapi harus disyukuri karena diluar sana banyak yang bahkan untuk berteduh saja tidak punya.
  5. Belum diamanahi kehamilan oleh Allah. Banyak orang yang menyangka “nunda yaa?” gak nunda kok emang belum aja. Bukan cuma itu saja pertanyaannya, masih banyak yang lebih nyelekit juga banyak. Untuk menghadapi fase ini harus banyak-banyak sabar, kebal kuping kalo pertanyaannya nyelekit dan sambil senyum manis bilang “mohon doanya yaa”. Nangis? Hahaha bahu suami saya sepertinya udah kebal untuk dipeper tangisan dan ingus akibat saya nangis. Ikhtiar insya allah selalu dilakukan tiap malem beronde-ronde hahahahahahaha gaaak becandaaaa !
  6. Less stress. Salah satu usaha saya buat manajemen stres dan emosi adalah ikutan yoga. Banyak yang bilang “ngapain siihhh kan udah kurus”, respon lain lagi dari tukang gojek “biar gembuk ya mba” (ampuun deh segala tukang gojek juga ikutan komentar).
  7. Saya dan suami memutuskan menjadi Food Combining’ers. Kadang masih suka cheating sih dan kalo weekend udah pasti cheating tapi yang gak pernah saya lewatkan adalah jeniper (jeruk nipis peras) dan sarbu (sarapan bubur)-nya.

Dari tempo perubahan fase-fase yang tadinya diberikan perlahan, sekarang sepertinya Allah mau saya ikut program kelas akselerasi. See all that happened less than a yearBismillah, we can through this together dear husband.

Everything Change After Marriage

NO

(for me) Your Life Just Begin After Marriage