Awal Garis Dua Kedua

Awal Garis Dua Kedua


Saya mau berbagi cerita tentang kehamilan kedua 2 tahun lalu. Basi ya baru di publish pas anaknya udah mau setahun. Hehe gimana ya saya bukan tipikal yang bisa nulis live beberapa saat setelah kejadian. Jadi ya kebanyakan tulisan saya di blog emang flash back semua hahaha

Selang 2 bulan setelah keguguran (misscarriage m/c) , kuasa Allah saya diberi garis dua lagi. Kali ini gak kalah campur aduknya, ya bengong, seneng, cengok, gak nyangka, percaya gak percaya, kayak mimpi *makin lebay* tapi juga khawatir, ada juga rasa trauma takut kejadian kemarin terulang lagi. Ternyata pak suami pun merasakan hal yang sama, heuheu.

Kami langsung memeriksakannya ke dokter spog. Waktu itu hari minggu, gak banyak dokter yang praktek tapi untungnya ada dokter spog perempuan yang praktek. Kami bergegas ke dokter tsb. Hasil pemeriksaan, memang terlihat ada kantong kehamilan letaknya di dalam rahim namun masih sangat kecil. Kami diminta untuk kembali 2 minggu lagi.

Belum ada 2 minggu, bahkan seminggupun belum saya harus berhadapan dengan bloody show (lagi) seperti kehamilan sebelumnya, tapi kali ini justru malah darah segar. Panik dan gemetar, memori m/c yang lalu muncul lagi. Ya saya trauma kejadian lalu terulang lagi. Kami segera buat appointment dengan dsog untuk besok. Dokter kaget, “loh kok sudah kembali lagi?” langsung saya ceritakan kalo saya bloody show. Kemudian saya diperiksa dengan alat usg. Dokter bilang masih bagus dan tidak ada tanda-tanda perdarahan dari rahim tapi kita tetap harus waspada karena memiliki histori m/c. Saya diberikan obat penguat tambahan yang dimasukkan dari an*s (yaaahh lagi2 dapet obat beginian) dan diminta bedrest seminggu.

Seminggu saya gak ngantor dan cuma bobo cantik di kasur. Mau makan go-fo*d (thanks god sudah ada layanan ini waku itu :D). Minum dan cemilan cepuluh diletakkan disekitar kasur. Alhamdulilah gak bloody show lagi. Dan kali ini saya mengalami mual-hamil-muda-seperti-rangorang yang dikehamilan sebelumnya blaass gak saya rasain sejak awal. Ada rasa seneng, soalnya pernah baca-baca kalau mual berarti janinnya berkembang sehat.

Minggu depannya kami kembali lagi ke dsog. Deg-deg-an-parah-banget dari berangkat, ngantri sampe di dalem ruang dokternya. Pas diperiksa saya merem gak mau liat layar usg. Si dokter ngocah-ngoceh saya tetep merem sampe akhirnya dokter menemukan detak jantung janin (djj), “naah ini dia udah ada detak jantungnya ya bu, normal yaa sekian sekian” baru saya melek dan liat layar sambil sumringah. Legaa kayak jerawat pecah. ALHAMDULILAH YA ALLAH. Dokter memberi pengarahan ini itu terakhir diminta kontrol sebulan lagi. Yay akhirnya gak mesti bolak-balik-dokter seminggu sekali.

Hamil yang kali ini berbeda, saya mengalami mual yang mereka alami. Saya muntah ketika makan sayur, buah dan makanan sehat lainnya sedang ketika dikasih micin saya malah nafsu makan. Bertolak belakang banget ya sama kebiasaan selama promil. Dan saya juga ngidam macem-macem makanan yang dimakan cuma sepotong tapi suami yang habisin sehingga suami turut serta hamil (menggendut.red) seperti istrinya.

Semua akan indah pada waktunya, walau harus menempuh banyak tikungan, banyak jeglongan, masuk comberan, pada akhirnya semua kesulitan akan terlupakan dengan nikmat yang indahnya tiada tara.

Advertisements

3 thoughts on “Awal Garis Dua Kedua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s