Mengutamakan Sunnah (?)

Mengutamakan Sunnah (?)


Yang wajibnya aja belom, masa udah ngerjain sunnah

Betul sekali, semua ibadah wajib harus lebih diutamakan dibanding yang sunnah. Sholat fardhu, puasa ramadhan, zakat fitrah, memakai jilbab merupakan beberapa contoh dari ibadah wajib. Arti kata wajib adalah jika kita meninggalkannya maka kita akan berdosa dan jika mengerjakannya mendapat pahala. Jelas ibadah sholat fardhu, puasa ramadhan, zakat fitrah, memakai jilbab harus dikerjakan ketimbang puasa senin kamis, sholat dhuha, puasa syawal, dll dimana dikategorikan sebagai sunnah.

Gonjang ganjing perkara mengerjakan wajib dulu baru sunnah, atau bolehkah mengerjakan sunnah tapi wajibnya belom, muncul ketika masuk masa syawalan. Buat laki-laki yang gak mempunyai hutang puasa ramadhan mungkin gak ngaruh, dimana bisa langsung mengerjakan puasa syawal selama 6 hari sebagai amalan ibadah sunnah. Naahhh kalau perempuan, tiap bulan punya tamu atau bisa juga bumil atau menyusui yang membuat mereka tidak bisa puasa full pada ramadhan dan wajib meng-qodho di bulan lainnya.

Ya ganti puasa dulu lah, baru syawalan

Puasa syawal merupakan puasa yang dilakukan pada bulan syawal (selain idul fitri 1 syawal) selama 6 hari. Puasa tidak harus berturut-turut langsung selama 6 hari. Boleh selang seling yang penting akumulasi sebanyak 6 hari. Kita diberi waktu sebulan, ya selama bulan syawal sebelum masuk bulan dzulkaidah. Ke-galau-an sering menggelayuti perempuan yang memiliki hutang harus meng-qodho puasa mereka harus melunasi dulu hutang puasanya atau boleh melakukan puasa syawal dahhulu sebelum hutangnya lunas.

Diriwayatkan dari Abu Ayyub Al-Anshari radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullahshallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadlan, lalu ia mengiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti puasa selama setahun”.

Jika melihat perkara wajib dan sunnah maka kita harus melunasi dulu hutang puasa ramadhan yang kita tinggalkan lalu mengerjakan puasa syawal. Nah dalam hal ini saya memiliki pandangan sendiri untuk menyikapi ke-galau-an ini. Saya tidak pernah memungkiri kalo hal wajib harus dikerjakan dahulu baru kemudian sunnah. Untuk perempuan-perempuan yang dirasa berat karena misal punya hutangg puasa sampai diatas 10 hari secara otomatis kuantitas puasa juga jadi banyak (puasa wajib + ngejar puasa syawal). Atau kondisi lain khawatir jika meng-qodho terlebih dahulu malah gak kebagian puasa syawal karena keburu datang tamu bulanan menurut saya tidak ada salahnya jika mengerjakan puasa syawal terlebih dahulu. “Loh mendahulukan sunnah donk kalo gitu?” Maksudnya bukan mau mendahulukan sunnah, tetapi Allah menyediakan waktu untuk meng-qodho puasa di 11 bulan lainnya, sedangkan untuk puasa syawal hanya diberikan waktu 1 bulan. Asaaall dengan catatan hutang puasanya wajibnya harus lunas lhooo sebelum masuk Ramadhan selanjutnya.

“(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.” (QS. Al Baqoroh : 184)

Untuk teman-teman yang memilih untuk melunasi wajibnya dahulu lalu melanjutkan dengan puasa syawal, itu sangat baik. Opsi lain, boleh kok puasa syawal dulu yang waktunya singkat kalau memang khawatir gak kebagian waktunya. Dua-duanya benar, jangan saling menyalahkan atau malah kisruh dan ribut merasa pemahaman yang dipilihnya benar dan pemahaman orang lain salah. Islam itu indah ikuti yang membuat hati kita tentram.

Demikian menurut pendapat saya. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam mengutip ayat Al-Quran atau hadits. Kebenaran datangnya dari Allah semata dan kesalahan datangnya dari diri saya sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s