Tag Archives: menghitung kalori low fat

HATI-HATI Terjebak Produk Berlabel Low Fat !!


Apakah kamu Hobby membeli makanan yang berlabel low fat, non fat ataupun fat free atau cholesterol free? Dan kamu bingung kenapa kok berat badan anda masih terus bertambah?


Nah disinilah kita suka tertipu.  banyak produk di pasaran yang menawarkan produk dengan embel-embel low fat, non- fat, fat-free dan sebagainya.  Untuk orang yang kepengen turun berat badan biasanya akan langsung tergiur dengan tawaran ini karena mereka akan berpikir “wah… kalo bebas lemak bisa saya makan donk kan gak bikin gemuk?”

Kesalahan terbesar ada pada persepsi atau anggapan kebanyakan orang yang mengatakan kalau “lemak itu bikin gemuk.  Jangan makan makanan yang berlemak nanti gemuk loh.!”

Nah sebenarnya apa yang terjadi ya kok kita udah makan makanan yang fat-free atau makanan berlabel “DIET” tapi kok bukannya tambah langsing malah tambah gemuk?
Apabila kita mengkonsumsi kalori lebih banyak dari yang kita keluarkan, badan tubuh kita akan mengubah kelebihan kalori itu jadi simpanan yang namanya lemak.

Nah sekarang setiap makanan pasti mengandung kalori.  Mau susu non-fat atau fat-free dressing atau produk diet apapun pasti ada kalorinya.  Setiap apapun yang kita makan mengandung kalori.  Saat badan kita bergerak atau melakukan aktifitas sehari-hari, kita membakar kalori.

Misalkan badan kita membakar 1300 kalori per hari dan kita makan makanan dengan total 1500 kalori dalam sehari, kelebihan kalori tersebut akan dirubah jadi lemak.  Nah, makanan yang fat-free atau non-fat bukan berarti bebas kalori.  Biasanya kalorinya masih juga tinggi.  Contohnya ya….. kita seharian minum susu non-fat, yoghurt non-fat, biskuit low-fat, diet cola dan lain-lainnya yang berlabelkan serba diet.  Nah misalkan total kalori yang kita makan dari produk diet tersebut adalah 1500 kalori padahal badan kita hanya membakar 1300 kalori, walhasil ada kelebihan 200 kalori yang akan disimpan badan kita jadi persediaan lemak.  Nah sudah ngerti kan kenapa makanan yang non-fat bukan berarti bisa dimakan sebanyak-banyaknya?

Sekarang kita harus belajar bagaimana caranya membaca label makanan.  Waspada dengan label non-fat karena kita harus cek sebenarnya berapa besar kalori yang terkandung didalamnya? Kalau kalorinya ternyata besar, ya sama aja boong kalau tujuan kita adalah untuk mengontrol berat badan kita.

Satu hal lagi yang orang suka gak ngerti adalah mengenai takaran saji.  Misalkan disalah satu minuman soda tertera kalori per takaran saji adalah 80 kalori.  Kemudian disebutkan kalau takaran saji adalah 100 mililiter.  Nah kalo kita gak ngerti pasti langsung tergiur untuk membeli munuman tersebut dan langsung di minum sampai habis berhubung siang panas terik.  Yang kita lupa lihat adalah kalau dalam satu kemasan tersebut isinya adalah 400 mililiter.  Artinya kalau kita langsung minum satu botol itu, kalori yang kita masukkan adalah 80 kalori x 4 takaran saji yaitu sama dengan 320 kalori! Gak heran banyak orang jadi overweight karena mereka gak ngerti.

Nah ngitung kalori memang gak gampang n gak nyaman.  Tapi kalau kita terbiasa, hal ini akan jadi hal yang mudah dan kita akan mendapatkan benefit di jangka panjang.

sumber : http://www.dietsehat.com/letter8.htm

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 382 other followers