Sekejap tatap mataku jatuh. Terkulai dipelukan rindu pada malam diayun pagi. Menanar terantuk wajahmu yang hanya kucipta dalam angan. Aku tersudut sepi tapi bibirku terus mencatat namamu. Terangilah malam dengan desah nafas harumu. Disini aku menjagamu. Agar tak ada gelisah yang mengganggu tidur. Hadirkan bayangmu dalam memori khayalku. Mendekap erat hingga mataku terpejam dengan melukis [...]
Archive for the ‘puisi’ Category
Beberapa hari yang lalu saya kangen banget sama film AADC. Cari-cari di idws ternyata ada langsung sedoot aja. Daaaan inilah film yang berhasil membuat air mata saya selalu turun walaupun berkali-kali nonton. Postingan ini bukan mau nge-review filmnya tapi mau menyoroti bagian yang paling saya suka yaaituu salah satu puisi yang isinya begini Kulari ke [...]

